Peningkatan Pemasaran Produk Pertanian Kecamatan Petungkriyono Dengan Memanfaatkan Digital Marketing

Authors

  • arief soma STMIK Widya Pratama Author
  • Anas Syaifudin STMIK Widya Pratama Author
  • Wim Hapsoro STMIK Widya Pratama Author
  • Arief Soma Darmawan STMIK Widya Pratama Author
  • Devi Sugianti STMIK Widya Pratama Author
  • Risqiati Risqiati Author

Abstract

Petungkriyono adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pekalongan, dengan luas wilayah sekitar 73,59 km2 atau 8,80% dari luas wilayah Kabupaten Pekalongan. Dengan luas areal lahan bukan sawah pada tahun 2006 adalah 7.124,073 ha yang terdiri dari bangunan pekarangan seluas 119,652 ha, tegal/kebun seluas 1.379,702 ha, ladang/huma seluas 63,616 ha. Adapun jumlah penduduk di wilayah Petungkriyono sekitar 12.312 jiwa yang terdiri dari 6.229 laki-laki dan 6.083 perempuan dengan bermata pencaharian pertanian, perkebunan serta peternakan. Tidak hanya dari segi pariwisatanya saja, petungkriyono juga merambat ke hasil perkebunan dan pertanian antara lain tomat, kubis, wortel, cabai dan lain-lain. Masalah yang terjadi di pengelola paguyuban pertanian, pemasaran produk saat ini masih menggunakan jemput bola dengan mendatangi instansi-instansi pemerintah ataupun pendidikan untuk memasarkan produk dari Petung Fresh hasil dari pertanian. Dari hasil jemput bola ini waktu yang diperlukan terlalu lama, karena jarak antara instansi dengan tempat pengelolaan hasil pertanian jauh. Sehingga kadang menjual dengan harga yang murah untuk meminimalkan sayur yang cepat busuk. Maka dari itu dilakukan suatu pengabdian masyarakat tentang peningkatan pemasaran produk pertanian di Kecamatan Petungkriyono dalam hal ini untuk pengelola paguyuban Petung Fresh menggunakan media sosial sehingga produk hasil pertaniannya dapat diketahui oleh masyarakat.

Downloads

Published

2025-02-05